Senin, 14 Januari 2013
Sabtu, 12 Januari 2013
Pekan Depan Honda Verza 150 Meluncur
JAKARTA- Astra Honda Motor (AHM) akan meluncurkan satu varian sport baru di pertengahan Januari 2013 ini. Adalah Honda Verza 150 yang siap diluncurkan AHM pekan depan.
Ini adalah jawaban Honda dalam mengusung misi merebut pasar motor sport nasional di 2013 mendatang. Langkah awal dengan melansir Honda CB150R StreetFire. Dan kini dilanjutkan dengan Verza 150.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh President Director AHM Yusuke Hori, sebagai strategi awal Honda untuk menjadikan segmen sport sejajar dengan segmen matik dan bebek yang sudah menjadi tulang punggung penjualan.
"Tahun depan kami akan merebut segmen motor sport nasional. Target ini akan tercapai melalui kehadiran CB150R StreetFire dan juga ada motor sport baru yang akan diluncurkan di Januari 2013," beber Yusuke Hori saat peluncuran CB150R.
Sebelumnya, Verza 150 juga terlihat melakukan sesi pengambuilan gambar untuk video komersial di kawasan Braga, Bandung, Jawa Barat. Terlihat Verza tidak jauh berbeda dengan CB150R. Lampu depannya mengadopsi desain yang meruncing, namun Versa memiliki ukuran sedikit lebih kecil. Speedometer-nya pun telah menganut model terkini yang telah dilengkapi fitur digital.
Verza tidak dilengkapi dengan rem cakram belakang alias masih mengadopsi sistem teromol. Selain itu, motor ini menggunakan model suspensi double shock di belakang. Hal itu dilakukan untuk menekan harga jualnya.
Menariknya, model ini telah menganut teknologi PGM-FI (Programmed Fuel Injection) seperti halnya CB150R. Dengan teknologi ini konsumsi bahan bakarnya tentu bakal lebih hemat dan lebih ramah lingkungan.
Verza yang sebelumnya diberi kode K18 atau GL15B1 tersebut bisa dikatakan sebagai adik dari MegaPro. Pasalnya motor ini akan ditawarkan dengan harga dibawah motor yang mendominasi penjualan di kelas Sport honda. Kabar yang berhembus, motor ini akan dilepas dengan harga dikisaran Rp16-18 jutaan. Info Selengkapnya
Jumat, 11 Januari 2013
Melihat Spesifikasi MSX125, Mini Bike Honda Penantang Kawasaki KSR110
Yuk lebih dekat menilik mainan barunya Honda di Thailand, punya nama MSX125 yang berarti Mini Street X-Treme 125 cc ini adalah saingan beratnya Kawasaki KSR110. Hadir dengan desain lebih segar, dan ternyata dibekali dengan beragam teknologi yang mengguli kompetitor-nya.
Secara konsep memang nampak mengekor Kawasaki yang lebih dulu KSR110-nya sukses diterima pasar sepeda motor Thailand. Mini bike Kawasaki KSR110 sudah sangat digandrungi anak muda negeri Gajah Putih, digemari untuk modifikasi, balap hingga freestyle.
Meski Honda punya sejarah menghasilkan banyak motor sport kecil untuk pasar Jepang dan banyak negara lain di dunia seperti Dax, Gorilla hingga Monkey, tapi khusus MSX125 khusus di kembangkan di Thailand untuk mengejar KSR110.
Yuk lihat mesinnya, kapasitas ruang bakarnya lebih besar. Motor ini mengusung mesin 125 cc, tepatnya 124,9 cc yang diperoleh dari stroke 52,4 mm dan diameter piston 57,0 mm. Kompresinya dipatok 9,3:1 dan dilengkapi dengan transmisi 4 kecepatan lengkap dengan kopling manual.
Powernya diklaim tembus 10 hp pada 7000 rpm dengan torsi 10,9 Nm pada 5500 rpm. Oiya satu lagi teknologi yang diunggulkan adalah injeksi bahan bakar PGM-FI. Dari spesifikasi ini saja, sudah lebih powerfull dari KSR110 yang cuma 110 cc masih karburator dan menggunakan kopling otomatis.
Fitur di panel indikatornya juga tampil lebih modern dengan tampilan digital. Speedometer, takometer, odometer, fuel meter dan jam digital dipaduan jadi satu. Penampilan kaki-kakinya juga keren. Sokbraker depannya upside down dan monoshock di belakang.
Lingkar rodanya tetap imut yaitu 12 inci, tapi tapak ban yang digunakan lumayan lebar. Depan pakai ukuran 120/70-12 dan yang belakang 130/70-12.
Wah, Kawasaki di Indonesia saja berani memasarkan KSR110. Kira-kira PT Astra Honda Motor, ATPM Honda di tanah air berminat membawa motor ini gak ya...??
Info Selengkapnya
Kamis, 10 Januari 2013
Honda Raih 57,9% Pangsa Pasar di Tahun 2012
Jakarta - Menutup tahun 2012, PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil menyumbangkan 57,9% pangsa pasar di pasar sepeda motor nasional setelah berhasil menjual 4.088.888 unit sepeda motor sepanjang tahun 2012.
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), sepanjang tahun lalu penjualan motor di pasar domestik tercatat sebanyak 7.064.457 unit atau turun 11,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di tengah kondisi pasar yang tertekan ini, pangsa pasar Honda justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 53,3%. Pencapaian ini semakin memperbesar selisih dengan pesaing terdekat menjadi 23,6% dibandingkan dengan tahun lalu yang berselisih pangsa pasar 14,2%.
Deputy GM Sales Division AHM Thomas Wijaya menyatakan keberhasilan Honda pada tahun lalu sangat ditentukan oleh kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap merek dan kualitas sepeda motor Honda, serta layanan yang diberikan melalui jaringannya. Kepercayaan masyarakat Indonesia adalah wujud nyata hasil kerja keras karyawan AHM dan dukungan penuh jaringan Main Dealer dan Dealer Honda serta perusahaan pembiayaan dan supplier merupakan faktor penting yang mengantarkan pencapaian ini.
“Terima kasih kepada segenap konsumen yang sudah memilih Honda sebagai alat transportasinya. Terima kasih juga atas kerja keras karyawan dan jaringan serta perusahaan pendukung Honda. Kami akan berusaha terus menemani konsumen mewujudkan mimpi, bersama-sama membangun negeri ini,” ujarnya.
Pimpin pasar skutik 68%
Sepanjang tahun lalu, penopang utama penjualan Honda masih berasal dari model skuter otomatik atau skutik. Model ini berkontribusi sebesar 69,9 % terhadap total penjualan Honda pada tahun 2012 setelah terjual sebanyak 2.859.989 unit. Melalui angka penjualan ini, Honda semakin mengukuhkan diri sebagai raja motor skutik dengan pangsa pasar 68% dari total penjualan skutik nasional yang tercatat 4.208.219 unit.
Honda BeAT Series tercatat sebagai penyumbang terbesar terhadap penjualan skutik Honda dengan angka penjualan 1.466.185 unit diikuti oleh Honda Vario Series dengan 1.079.943 unit, Honda Scoopy 155.512 unit, Honda Spacy Series 155.856 unit, dan Honda PCX 2.484 unit.
Di segmen sepeda motor bebek, AHM berhasil menjual sebanyak 1.058.281 unit atau berkontribusi 25,9% terhadap total penjualan Honda. Dengan perolehan ini, pangsa pasar Honda di pasar motor bebek nasional juga meningkat dari hanya 55,4% pada tahun 2011 menjadi 57,1% pada tahun 2012. Kontribusi terbesar penjualan motor bebek Honda disumbangkan oleh tipe Honda Supra Series dengan angka penjualan sebanyak 526.294 unit diikuti oleh Honda Revo Series dengan angka penjualan sebanyak 363.599 unit dan Honda New Blade sebanyak 168.388 unit.
Di segmen sport, pencapaian AHM juga cukup menggembirakan. Sepanjang tahun lalu, tercatat berhasil menjual 170.618 unit. Model Honda New Megapro tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan angka penjualan 122.237 unit, diikuti oleh Honda Tiger 20.872 unit, Honda CBR Series 17.635 unit, Honda CS1 4.165 unit, dan Honda CB150R StreetFire 5.709 unit.
“Setelah merilis Honda CB150R StreetFire di akhir tahun yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, tahun ini kami akan melanjutkan upaya mempekuat penetrasi di segmen sport dan terus meningkatkan kepuasan konsumen di segmen matik dan bebek. Tentunya kami akan semakin memfokuskan peningkatan kepuasan pelayanan terhadap masyarakat Indonesia”. Info Selengkapnya
Rabu, 09 Januari 2013
AHM Sumbangkan 20 unit Sepeda Motor untuk SMK di Sumut
Medan - Dalam rangka mendukung pengembangan keterampilan otomotif di kalangan generasi muda, PT Astra Honda Motor (AHM) mendonasikan 20 unit sepeda motor dan 10 unit engine untuk 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Sumatera Utara.
Penyerahan bantuan ini dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun kota Serdang Bedagai ke-9 yang jatuh pada Senin, 7 Januari 2012. Acara yang berlangsung di areal Lapangan Eks MTQ, Desa Melati 1, Kecamatan Pegajahan ini dihadiri oleh Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Bupati Serdang Bedagai Tengku Erry Nuradi serta jajaran manajemen AHM dan CV. Indako Trading Co, selaku main dealer Honda wilayah Sumatera Utara.
Head of Corporate Communication AHM Kristanto mengatakan penyerahan bantuan unit engine dan sepeda motor ini merupakan salah satu bagian dari dukungan perusahaan terhadap kemajuan dunia pendidikan yang dilakukan melalui pengembangan Kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda (KTSM Honda) untuk SMK.
Pengembangan KTSM Honda ini merupakan bagian dari upaya AHM dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah tentang adanya kerjasama SMK dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) seperti yang tertuang dalam Keputusan Mendikbud Nomor 0490/1992. Dengan kurikulum ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi meningkatkan kesesuaian program SMK dengan kebutuhan dunia kerja (link and match program) .
“Kami berharap bantuan ini akan bermanfaat untuk medukung pelaksanaan praktik KTSM Honda di setiap SMK sehingga generasi muda Indonesia dapat menunjukkan kompetensinya di dunia usaha, khususnya di industri otomotif roda dua,” ujarnya.
KTSM Honda ini dirumuskan dengan memadukan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi Pelatihan Mekanik Tingkat 1 (PMT1) Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik di bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Dengan materi KTSM Honda ini, diharapkan pembelajaran tentang teknik sepeda motor terhadap siswa SMK yang menerapkan kurikulum ini akan lebih terarah sebagai mekanik yang berkualitas.
Secara nasional, pengembangan KTSM Honda untuk SMK ini memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, program ini diterapkan di beberapa SMK di wilayah Jabotabek, Aceh, Batam, Bukit Tinggi, Payakumbuh, Banjar Baru, Pinrang (Sulsel), Pontianak, Semarang, Surabaya, Bandung, Kuningan, Lampung, dan Jayapura.
Untuk mendukung implementasi program ini di wilayah Sumatera Utara, CV. Indako Trading Co. telah melakukan beberapa program seperti pelatihan untuk Guru-guru SMK dan sinkronisasi kurikulum teknik sepeda motor Honda. Main dealer Honda untuk kawasan Sumatera Utara ini juga mempersiapkan siswa magang di AHASS, membantu merenovasi tempat praktek siswa, dan memberikan perlengkapan perbengkelan sesuai standar minimal AHASS, dan buku pedoman reparasi dan Parts Catalog.
“Kami berusaha dapat mengantarkan generasi muda untuk mewujudkan mimpi mereka di bidang teknik otomotif. Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat para pelajar dalam melakukan praktek teknik sepeda motor Honda di sekolahnya “ ujar Min Hian, Technical Service Manager CV. Indako Trading Co. Info Selengkapnya
Langganan:
Postingan (Atom)







