Jumat, 05 April 2013
Tips Sederhana Merawat Jaket Motor
Sebagai “smart biker” Anda pasti paham betapa pentingnya safety gear saat menunggangi si Kuda Besi. Sadar dan teliti menggunakan safety gear setiap kali berkendara sangat besar manfaatnya untuk keselamatan. Setidaknya, safety gear yang kita kenakan dapat mencegah terjadinya cidera serius saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Salah satu perlengkapan safety gear adalah jaket. Selain berfungsi melindungi anggota tubuh saat terjadinya benturan, jaket juga mencegah angin menempa tubuh kita terlalu banyak. Tapi jangan salah, jaket juga merupakan salah satu perlengkapan yang dapat membuat kita kotor lho. Pasalnya, noda keringat, kotoran, debu, polusi udara, bau knalpot, dan sebagainya kerap kali menempel di jaket.
Nah, yuk kita simak beberapa tips sederhana merawat jaket motor berikut biar tetap bersih dan nyaman saat digunakan. Jaket bersih, penampilan Anda di atas motor pun makin macho.
Langkah pertama dalam membersihkan jaket motor adalah dengan melepaskannya terlebih dahulu dari badan Anda. Lihatlah baik-baik pada permukaan jaket apakah ada debu, kerikil kecil, atau kotoran-kotoran lainnya yang menempel.
Ambil satu ember kecil air sabun panas yang sudah dicampur dengan cuka. Kemudian gunakan spons atau kain katun untuk membersihkan seluruh permukaan jaket secara perlahan-lahan. Setelah di-lap, biarkan jaket di bawah sinar matahari untuk mengering dengan sendirinya.
Untuk jaket berbahan seperti mantel, Anda cukup memasukkannya ke mesin cuci dengan air dingin. Tapi ada baiknya, sebelum dimasukkan ke mesin cuci, Anda melepaskan terlebih dahulu bantalan yang menempel pada jaket supaya tidak rusak.
Untuk jaket berbahan kulit, Anda bisa mencampurkan air sabun dengan sedikit weweangian. Celupkan jaket yang kotor untuk diaduk dan diperas. Anda juga bisa sedikit menggosok bagian kerah karena biasanya bagian ini yang sering terlihat cokelat/kotor.
Gunakan kain katun untuk membersihkan jaket tersebut. Gosok permukaan jaket kulit dengan gerakan melingkar. Celupkan kembali jaket untuk mendapatkan lebih banyak air sabun. Anda bisa gunakan sikat gigi halus untuk membersihkan bagian jahitan pada jaket supaya tidak rusak.
Kemudian bilas jaket dengan air bersih untuk kemudian digosok dengan kain baru. Setelah itu gantungkan jaket untuk proses pengeringan. Biasanya jaket kulit yang tahan air, jauh lebih cepat kering ketimbang jaket dari bahan lainnya.
Nah, itu dia beberapa tips sederhana merawat jaket motor. Bukan hanya tunggangan harian yang harus mendapat perhatian, jaket motor juga perlu dibersihkan secara berkala karena ia merupakan salah satu komponen paling setia dalam berkendara. Info Selengkapnya
Kamis, 04 April 2013
Rabu, 03 April 2013
Perawatan Motor Sport 200 cc ke Atas (bag.1), Honda CBR250R
CBR 250R menjadi produk motor sport andalan Honda. Untuk perawatan selepas masa garansi, Titut Winarto, Kepala mekanik bengkel AHASS Wahana Motor Sejati di Jl. Gunung Sahari No. 32, Jakarta Pusat, sebaiknya memperhatikan kilometer jarak tempuh.
Untuk CBR 250, perawatan servis gratis hanya berlaku 4 kali selama setahun. Lepas dari itu, harus keluar kocek sendiri untuk perawatan dan servis.
Masih menurut Titut, setiap komponen memiliki penggantian sesuai dengan kilometer. Dan masing-masing part punya ukuran berbeda. Pada usia di atas satu tahun pakai, penggantian komponen belum terlalu banyak. Apalagi konsumen kelas ini biasanya jarang memakai motornya sehari-hari. Sehingga kilometer yang dicapai juga cenderung lebih lama.
Kebanyakan hanya perawatan berkala. Sedangkan kerusakan masih jarang ditemukan. "Perawatan yang dilakukan rata-rata servis rutin, melanjutkan garansi servis, sesuai kilometer. Atau perawatan rantai seperti pelumasan. Kadangkala walau jarang dipakai, sekalinya pakai buat turing jarak jauh. Sehingga perawatan kaki-kaki dan rantai jadi perhatian," tambah Titut.
Titut menambahkan, penggantian komponen yang perlu diperhatikan kilometer. Antara lain filter oli serta oli mesin yang harus diganti saat kilometer sudah mencapai 12 ribu. Lalu filter udara, sebaiknya dilakukan pada kilometer 18 ribu atau kelipatannya.
Lalu berhubung dengan kualitas bahan bakar di Indonesia, sebaiknya penggantian filter bahan bakar juga dilakukan rutin pada kilometer 48 ribu atau kelipatannya. Walaupun memakai Pertamax sebaiknya tetap mengecek filter bahan bakar ini, kalau terganggu aliran bahan bakar ke mesin bakal terganggu, mesin brebet bahkan ngadat.
Penggantian busi sebaiknya segera dilakukan jika kilometer sudah menyentuh angka 48 ribu. Pada pemakaian itu, daya bakar busi berkurang. Biasanya mesin jadi susah start.
Jangan dilupakan juga pengecekan minyak rem. Sebaiknya minyak rem diganti pada setiap kelipatan 18 ribu kilometer. Biar pengeremannya tetap pakem, dan aman buat berkendara. Info Selengkapnya
Selasa, 02 April 2013
Langganan:
Postingan (Atom)


