Sabtu, 07 April 2012

AHM Kirim Dua Pembalap ke Asia Dream Cup


JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) mengirimkan pembalap terbaiknya ke ajang Asia Dream Cup (ADC) sebagai salah satu tahap pembinaan untuk menyiapkan pembalap handal Honda di Indonesia.

Pola pembinaan berjenjang yang sudah dicanangkan AHM mulai diimplementasikan dengan menyiapkan jalur ideal menuju jenjang balap yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan melalui proses penyaringan yang selektif sehingga dapat dipastikan pembalap yang terpilih memang benar-benar memiliki kompetensi untuk berkiprah di ajang balap tingkat dunia.

“Jalur yang kami siapkan itu adalah Asia Dream Cup. Sebuah ruang bagi mimpi orang Asia menembus kerasnya persaingan di arena balap dunia,” beber A. Indraputra, GM Marketing Planning and Analysis Division AHM.

Asia Dream Cup (ADC) merupakan ajang balap tingkat Asia yang menggunakan motor sport Honda CBR 250. Event ini diselenggarakan bersamaan dengan seri Asian Road Racing Championship (ARRC), yang digelar di enam negara, yaitu Malaysia pada 13 Mei, Jakarta 17 Juni, China 5 Agustus, Jepang 9 September, Qatar, dan Taiwan. Setiap negara tersebut akan diwakili oleh dua pembalap dengan usia pembalap yang sudah ditentukan yaitu 15 hingga 25 tahun.

“Dengan kesempatan main sebagai wild card, kemampuan pembalap kita berpeluang untuk dilihat di level internasional. Bukan tidak mungkin, tim yang turun full series di arena balap dunia ini akan merekrutnya. Jadi jalan menjadi pembalap dunia menjadi terbuka lebar,” sambung Indraputra.

Untuk tahun 2012, AHM memutuskan untuk mengirim Denny Triyugo dari Astra Motor Racing Team dan Iswandi Muis dari tim Honda Wahana Dunia Motor. Keduanya dinilai sebagai pembalap yang skill-nya telah teruji dan secara umur telah memenuhi syarat.

Sementara itu, Anggono Iriawan, Manager Safety Riding and Motor Sports AHM mengatakan, salah satu patokan yang digunakan adalah arena Indoprix yang menjadi kasta tertinggi dalam ajang balap di Tanah Air saat ini. Karena itu, AHM memprioritaskan pembalap Indoprix dan Denny Tiyugo adalah juara Indoprix 2010 dan 2011. Info Selengkapnya

Kamis, 05 April 2012

Modifikator Honda Asal Indonesia Raih Penghargaan Prestisius di BIMS 2012


Bangkok International Motor Show (BIMS) 2012, menjadi ajang bergengsi pertama yang menorehkan kenangan manis bagi para modifikator motor Honda asal Indonesia. Bagaimana tidak, di ajang yang dihelat di Thailand ini, dua motor Honda hasil modifikator asal Indonesia meraih penghargaan bergengsi bertaraf internasional untuk yang pertama kalinya.

Ya, PT Astra Honda Motor (AHM) menuai hasil positif atas keseriusannya terhadap kegiatan modifikasi di Indonesia untuk lebih berprestasi di ajang berskala internasional. Melalui kejeniusan dan ide-ide kreatif para modifikator pemenang Honda Otocontest 2011, Indonesia akhirnya kembali berhasil mencatatkan nama diantara 1.000 modifikator yang berpartisipasi pada ajang yang digelar 31 Maret lalu.

Modifikator Indonesia pertama yang berhasil mengikuti kontes Motorcycle Idea Challenge 2012 di BIMS 2012 lalu adalah Agus Ficdiyanto (King of Extreme HOCS 2011), Agus Umbara (King of Non Extreme HOCS 2011) dan Ida Bagus Teja (King of Fashion HOCS 2011).

Penghargaan Motorcycle Idea Challange sendiri diraih oleh Ida Bagus Teja pasca ditetapkan sebagai juara ketika melalui modifikai Honda Scoopy bertema Barong dan Leak Bali. Motor modifikasinya tersebut berhasil mengandaskan 14 kontestan dari Thailand lainnya. Sementara itu, Agus Ficdiyanto yang membesut Honda PCX bertema Dayak Style berhasil membawa pulang penghargaan “The Best Idea Challenge”.

Honda Scoopy Barong dan Leak Bali besutan Ida Bagus Teja bahkan mendapat banyak pujian karena ukiran pahatan di velg depan belakang serta cover CVT. Motor matik retro Honda itu juga dinilai memiliki airbrush Barong luar biasa yang terkesan hidup. Sebagai juara ketiga, Ida Bagus Teja berhak atas uang sebesar 10 ribu Baht (Rp 3 juta) dan paket liburan ke Singapore senilai 30 ribu Baht (Rp 9 juta).

Tak kalah menarik, Honda PCX modifikasi Agus Ficdiyanto juga mendapat banyak penghargaan atas kejeniusannya menerapkan aplikasi teknologi macam google map, GSM phone cell, MP4, MP4, internet TV, dan Wi-Fi router di motornya tersebut. Sebagai peraih penghargaan Best Idea Challenge, ia berhak membawa pulang uang 5 ribu Baht (Rp 1,5 juta) dan paket liburan ke Vietnam sebesar 25 ribu Baht (Rp 7.5 juta).

Meski belum berhasil meraih penghargaan, Honda PCX Techno Limousine Peacock Scooter besutan Agus Umbara juga sempat menjadi show stopper di ajang BIMS 2012 tersebut. Terinspirasi dari kecantikan burung Merak asli Indonesia, Agus Umbara merombak motor PCX-nya menjadi setengah meter lebih panjang dari aslinya.

“Kami bangga terhadap para modifikator Honda di Indonesia yang mampu berprestasi di ajang berskala internasional ini. Hal ini akan memacu kami terus untuk mendukung kegiatan modifikasi sebagai sarana mengekspresikan diri generasi muda,” ujar Agustinus Indraputra, General Manager Marketing Planning & Analysis Division AHM. Info Selengkapnya

Rabu, 04 April 2012

Modifikator Honda Boyong Penghargaan Motorcycle Idea Challenge 2012 di Bangkok

Bangkok – PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam Motorcycle Idea Challenge 2012 di ajang Bangkok International Motorshow 2012 melalui para modifikator pemenang HondaOtocontest 2011.

Keberhasilan para modifikator Honda dalam kompetisi yang diikuti 1.000 modifikator merupakan bukti dukungan kuat AHM terhadap kegiatan modifikasi di Indonesia untuk lebih berprestasi di ajang berskala internasional.

Penghargaan Motorcycle Idea Challenge diraih oleh Ida Bagus Teja setelah ditetapkan sebagai juara ketiga melalui modifikasi Honda Scoopy berkonsep Barong dan Leak. Penghargaan lainnya adalah The Best Idea Challenge yang diraih oleh Agus Ficdiyanto melalui modifikasi Honda PCX berkonsep Dayak Style. Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama yang diraih modifikator asal Indonesia di ajang berskala internasional.




“Kami bangga terhadap para modifikator Honda di Indonesia yang mampu berprestasi di ajang berskala internasional ini. Hal ini akan memicu kami untuk terus mendukung kegiatan modifikasi sebagai sarana mengekspresikan diri generasi muda,” ujar Agustinus Indraputra selaku General Manager Marketing Planning and Analysis Division AHM.

Konsep modifikasi yang diusung Ida Bagus Teja melalui Honda Scoopy mendapat pujian dari sisi ukiran pahatan di pelek depan belakang dan cover CVT, serta airbrush wajah Barong dan Leak yang terlihat ‘hidup’. Modifikasi semakin diperkuat dengan penggunaan kuning emas prada yang biasa dipakai untuk beribadah umat beragama Hindu Bali. Sebagai juara ketiga Motorcycle Idea Challenge 2012, dia berhak menerima uang sebesar 10ribu Baht (Rp 3juta) dan paket tour ke Singapore senilai 30 ribu Baht (Rp 9juta).

Konsep modifikasi yang diusung Agus Ficdiyanto pada Honda PCX mendapat apresiasi karena mengaplikasikan teknologi gadget untuk google map, GSM Phone cell, MP3, MP4, internet TV and wifi router. Pemenang kategori The Best Idea Challenge ini pun diganjar dengan penghargaan uang sebesar 5ribu Baht (Rp. 1,5 juta) dan paket tour ke Vietnam senilai 25 ribu Baht (Rp 7.5 juta).

Sebelum tampil di ajang Motorcycle Idea Challenge 2012 di ajang Bangkok International Motorshow 2012, keduanya telah berhasil mengalahkan 1.415 modifikator dari 12 kota di Indonesia pada ajang Honda Otocontest. Kegiatan ini merupakan kontes modifikasi sepeda motor Honda untuk menyalurkan minat dan hobi anak muda yang ingin merefleksikan gaya hidup dan jatidirinya.

Selain Ida Bagus Teja dan Agus Ficdiyanto, AHM juga mengikutsertakan modifikator Honda lainnya ajang Motorcycle Idea Challenge 2012, yaitu Agus Umbara melalui modifikasi Honda PCX berkonsep Techno Limousine Peacock Scooter. Konsep ini terinspirasi dari burung Merak sebagai salah satu burung khas di Indonesia. Info Selengkapnya

Selasa, 03 April 2012

Bedah Honda Vario Injeksi


Jakarta
- Melihat tampilan baru yang menggiurkan dari generasi terbaru Vario Techno 125 PGM-FI memang tidak ada habisnya untuk dibicarakan. Dengan bentuk kapasitas bagasi yang lebar, warna yang atraktif, serta tampilan yang jauh lebih menawan tentunya.

Beruntung detikOto bisa merasakan kejantanan Vario Techno 125 PGM-FI, tidak tanggung-tanggung detikoto pun mencicipinya dari Pasuruan hingga Banyuwangi dengan jarak tempuh hingga 240 km. Dan untuk mengetahui apa saja kelebihan dari Vario Techno 125 PGM-FI, mari kita bedah satu-persatu.

Dilihat dari warna Vario Techno 125 CBS memiliki 4 tampilan warna, Vigor Black, Bionic Black, Onyx Violet, dan Razor White. Sedangkan Vario Techno 125 Honda menawarkan 5 warna sekaligus, Sonic White Blue, Titanium Black, Nitric Orange, Lunar Red, dan Swift White Silver. Tentu warna-warna interaktif ini bisa menjadi pilihan setiap konsumen.

Pada bagian esterior terlihat perubahan pada desain bagian head lamp yang lebih meruncing ke atas, atau yang biasa disebut dengan Dual Keen Eyes. Head lamp yang ditawarkan kali ini terlihat lebih agresif dan berkelas.

Setelah perubahan head lamp, tampilan speedometer juga tidak kalah menarik. Dengan kombinasi panel analog, bagian sisi bawah juga terdapat sistem digital yang berfungsi sebagai penunjuk bahan bakar dan jarak tempuh. Tentu ini menjadi daya tarik tersendiri untuk kendaraan matik satu ini.

Perubahan drastis juga terlihat pada bagian head lamp yang lebih lebar. Tidak hanya terlihat pada head lamp, stop lampu yang disajikan juga begitu menarik.

Tak sabar detikoto pun langsung menghidupkan mesin dengan teknologi terbaru Enhanced Smart Power (eSP). Benar saja saat detikOto menghidupkan mesin, ACG Starter berfungsi dengan baik, dengan tidak mengeluarkan suara disaat mesin dihidupkan. Dan ini menunjukkan generasi terbaru Vario ini jawaban dari generasi sebelumnya.

Tak sabar detikOto pun memacu Vario Techno 125 PGM-FI. Saat perjalanan baru mencapai beberapa kilometer kemacetan dan jalanan rusak di sepanjang jalan Grati Pasuruan sudah menunggu di depan mata.

Namun Vario Techno 125 PGM-FI tetap memberikan kenyamanan di saat berkendara terutama pada bagian jok dirasakan detikOto yang lebih lebar yang tidak mudah menimbulkan rasa pegal. Selain itu kelembutan suspensi yang ditawarkan bukan isapan jempol semata.

Setelah menunggu beberapa Jam dalam kemacetan akhirnya perjalanan detikOto dilanjutkan. Benar saja rasa nyaman tanpa suara bising dari mesin eSP menjadi andalan Vario 125 PGM-FI. Tidak berhenti sampai disitu, getaran yang diberikan hampir tidak terasa dan membuat kendaraan yang satu ini menjadi juara dikelasnya.

Tak sabar detikoto pun menancap gas Vario Tekno 125 PGM-FI, benar saja akselerasi 125 cc yang ditawarkan sangat menjuarai dikelasnya. detikOto pun berhasil merebut kecepatan hingga 105 km/jam, namun sayang jarak tidak mendukung meski gas masih terus meminta.

Saat detikoto berjumpa dengan jalanan yang lintasan menanjak tinggi, vario Techno 125 PGM-FI tetap memberikan akselerasi yang luar biasa. Selanjutnya handling yang dimiliki generasi terbaru Vario ini tidak perlu diragukan, di saat detikOto bertemu medan tikungan tajam detikOto masih mampu berlari hingga 60-80 km/jam.

Malam pun tiba, saatnya head lamp depan Vario Techno 125 berperan. Namun detikOto merasakan cahaya yang keluar dari head lamp begitu lebar, menyebabkan cahaya yang tidak fokus di satu titik.

Akan tetapi lebih dari itu Vario Techno 125 PGM-FI menyuguhkan kendaraan matik yang luar biasa dikelasnya.

Spesifikasi Vario Techno 125 PGM-FI.

Mesin


- Tipe Mesin: 4 Langkah, SOHC pendinginan dengan cairan.
- Diameter X Langkah: 52,4 X 57,9 mm
- Volume Langkah: 124,8cc
- Perbandingan Kompresi: 11,0 : 1
- Daya Maksimum: 11,3 PS / 8.500 rpm
- Torsi Maksimum: 1,1 kgf.m / 5.000rpm
- Kopling: Otomatis, Sentrifugal, tipe kering
- Starter: Pedal dan Elektrik
- Busi: ND U22EPR-9, NGK CPR7EA-9
- Sistem bahan bakar: Injeksi (PGM-FI)

Kapasitas

- Kapasitas tangki: 5,5 liter
- Kapasitas minyak pelumas: 0,8 liter
- Transmisi: Otomatis, V-Matic
- Kelistrikkan: Baterai 12V-5Ah (tipe MF)
- Sistem pengapian: Full Transisterize, Baterai.

Info Selengkapnya

Senin, 02 April 2012

Honda Lakukan Uji Tipe PCX 150 di Indonesia, Siap Dipasarkan?


Beberapa waktu lalu sudah diberitakan kemunculan PCX 150 di Thailand. Di negeri Gajah Putih ini, skubek premium terbaru dari Honda sudah dipasarkan. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Diam-diam PT Astra Honda Motor (AHM) sudah mengajukan Tanpa Pendaftaran Tipe (TPT) PCX 150 ke Direktorat Industri Alat Transportasi Darat, Kementerian Perindustrian. Wuih, artinya besar kemungkinan akan dipasarkan juga di Indonesia.

Kodenya adalah HONDA WW150D(IN) A/T dan prosesnya dimulai sejak hari ini (26/3). Secara desain, motor ini memang tidak terlalu banyak berubah bila dibandingkan dengan varian sebelumnya. Bedanya, mesinnya benar-benar baru. Kapasitas ruang bakarnya melonjak jadi 150 cc.

Mesin ini mengusung konsep Enhanced Smart Power (eSP). Seperti yang diaplikasi pada Honda Vario Techno 125 PGM-FI, mengoptimalkan pendinginan komponen dan mengurangi gesekan untuk memperoleh tenaga maksimal dan konsumsi bahan bakar yang baik.

SOHC dan memiliki kapasitas mesin 152,9 cc yang diperoleh dari aplikasi piston 58 mm dan stroke 57,9 mm. Mesin yang memiliki kompresi 10,6:1 ini juga sudah dilengkapi dengan injeksi PGM-FI, sehingga emisinya sudah lolos Euro3.


Transmisi CVT V-Matic yang diusung PCX 150 juga mengalami penyempurnaan, begitu juga dengan sistem pendinginannya. ACG starter dan idling stop system (ISS) masih tetap dipertahankan. Pada PCX 150 indikator (ISS) di panel speedometer sedikit berubah, kini warnanya hijau.

Yuk di nanti, semoga harga jualnya enggak beda jauh dari PCX 125. Kalau sebelumnhya Rp 33 jutaan, harapannya tetap dikisaran angkat tersebut. Info Selengkapnya