Sabtu, 10 Desember 2011

Di Honduras Naik Motor Tidak Boleh Berboncengan


Tegucigalpa - Kongres nasional Honduras memutuskan bahwa motor yang berlalu-lalang di jalanan negeri itu tidak boleh ada yang berboncengan. Percobaan larangan itu akan diterapkan selama enam bulan ke depan.

Larangan itu memang terdengar aneh, tapi bagi para wakil rakyat Honduras hal itu sudah sangat krusial untuk dilakukan. Sebab di Honduras motor yang berboncengan 90 persennya adalah para pelaku pembunuhan.

Mereka menggunakan motor secara berboncengan agar penumpang belakang bisa membunuh atau melakukan kejahatan sementara pengemudinya siap melarikan mereka berdua.

Keputusan pelarangan itu dikatakan oleh ketua legislatif Juan Orlando Hernandez dan didukung oleh jaksa agung, mahkamah agung hingga sekertariat keamanan negara.

Pelarangan itu sendiri merupakan respon dari terbunuhnya seorang konsultan dan ahli dalam isu peredaran narkoba, Alfredo Landaverde yang tewas dalam serangan oleh dua pria bersenjata di sepeda motor.

"Tidak ada yang memikirkan suara, tapi keamanan Honduras. Semua yang baik harus bersatu melawan eskalasi kekerasan dan pembunuhan di Honduras," ujarnya di situs kongres.

Dengan pelarangan ini, setiap motor hanya boleh dikendarai satu orang saja, tidak boleh berboncengan.

1 komentar: